Oleh: suhelmi | Oktober 26, 2007

Ibu yang Berbahagia karena Putranya

Ummu Abdi memandangi putranya dengan haru. Sekilas senyuman membayang di bibirnya. Di hadapannya, sang putra yang memasuki usia remaja, Abdullah bin Mas’ud, memperlihatkan memar di wajahnya dengan penuh kebanggaan. Betapa tidak, tadi dengan berani dia membacakan beberapa ayat dari surat Ar Rahman di hadapan Abu Jahal, Uqbah bin Abu Mu’aith, an-Naddhr bin al-Harist, dan Ubay bin Khalaf, para pembesar Quraysy yang sangat membenci ajaran Rasulullah SAW. Tak pelak, tindakan itu membuat mereka geram. Spontan mereka menampari Abdullah hingga pipinya memar dan berdarah. Peristiwa itu sempat menggegerkan Mekkah.

Kebanggaan Ummu Abdi pada anak sulungnya memang tiada pernah surut. Ada saja kejutan yang diberikan Abdullah untuknya. Hingga satu kejutan yang mengubah jalan hidup mereka. Baca Lanjutannya…

Oleh: suhelmi | Oktober 26, 2007

Ibrahim as.,Istri pilihan untuk anak tercinta

Ibrahim as.,Istri Pilihan untuk Anak Tercinta

Nabi Ibrahim as. sangat bersyukur ketika mendapatkan berkah kelahiran anak yang sangat dinantikan selama berpuluh tahun. Anak yang kemudian diberi nama Ismail, tumbuh menjadi anak sholeh yang sangat patuh dan berbakti pada orangtua. Siti Hajar, sang ibunda yang telah teruji kesabarannya, membesarkan Ismail dengan keimanan dan ketakwaan. Meskipun tumbuh tanpa bimbingan langsung nabi Ibrahim as, ketaatannya pada sang ayah tidak diragukan lagi. Peristiwa kurban adalah salah satu bukti yang tak lekang oleh zaman tentang ketakwaannya pada Allah swt sekaligus kepatuhan Ismail as. pada sang ayah.Ismail dewasa di antara kaum Bani Jurhum yang datang ke Mekah setelah adanya sumber mata air zam-zam. Pribadi yang penuh dengan kebaikan dan kecerdasan membuat Bani Jurhum jatuh hati padanya. Mereka pun menyiapkan pendamping hidup dari putri pilihan kabilahnya. Perempuan yang kemudian dipilih Ismail adalah Shada binti Sa’ad. Tak lama setelah pernikahan Ismail, Hajar meninggal dunia.

Nabi Ibrahim yang tinggal terpisah kota sering kali mengunjungi Hajar dan Ismail. Setelah beberapa lama tidak berkunjung, Ibrahim mendatangi rumah anaknya tanpa memberitahu terlebih dahulu. Kunjungan pertama setelah pernikahan Ismail mengecewakan Ibrahim. Menantu dari anak yang disayanginya ternyata tidak seperti yang diharapkan. Ibrahim diperlakukan tidak layak. Dan yang paling membuatnya terluka adalah Shada sangat kasar. Ia tidak menjaga harga diri suaminya di hadapan orang lain, bahkan menjatuhkan Ismail di hadapan ayah mertuanya sendiri. Meskipun demikian Ibrahim tetap bisa bersabar dalam menghadapi menantunya, ia tetap bertutur kata sopan dan tidak membuka identitas sebenarnya. Ia kemudian meminta agar Shada menyampaikan pesannya pada Ismail untuk mengganti ambang pintu rumahnya.

Ismail yang menerima pesan itu sangat memahami maksud ayahnya. Ia segera menjelaskan pada Shada, bahwa Ibrahim memintanya untuk menceraikan Shada. Urusan perceraian ini pun dilakukan dengan cara baik-baik, semua hak-hak Shada ditunaikan dan ia dipulangkan ke rumah orangtuanya. Setelah semua urusan perceraian selesai, Ismail berusaha mencari wanita yang shalihah untuk menjadi pendamping hidupnya. Akhirnya ia menemukan Ri’lah binti Mudhadh bin Al-Jurhumiyah, wanita yang taat pada Allah dan memiliki keluhuran budi pekerti.

Seperti sebelumnya, Ibrahim berkunjung pada saat Ismail tidak di rumah. Kali ini ia sangat senang mendapati menantu yang bisa menjaga diri dan kehormatan suaminya. Ia pun diperlakukan dengan sangat baik oleh Ri’lah. Kemudian ia mengirimkan pesan melalui Ri’lah pada Ismail untuk mempertahankan ambang pintunya. Mengetahui hal ini Ismail sangat gembira dan menyampaikannya maksud pesan pada istrinya, yaitu ayahnya menyuruhnya untuk mempertahankan Ri’lah. Mereka berdua bersyukur dan hidup bahagia dengan anak-anak yang sangat banyak dan shalih. (Jumi)

kirim ke teman | versi ceta

Isi Komentar

Nama  
Email  
Judul Komentar  
Komentar
Oleh: suhelmi | Oktober 25, 2007

Ayam Panggang Kentang

Ayam goreng mungkin agak membosankan. Karena itu cobalah sajian ayam dengan penampilan yang bebeda. Dengan bumbu dan balutan tepung, ayam akan menjadi lebih renyah dan gurih. Apalagi siraman saus yang gurih membuat ayam ini makin special rasanya.

Bahan:
250 g daging ayam, potong-potong
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt garam
75 g tepung terigu
Minyak goreng
150 g kentang, kupas, potong-potong, rebus sebentar
75 g bawang Bombay, iris kasar
Saus, aduk rata
100 ml mayones
1 sdt mustard Dijon
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt garam
1 sdm keju cheddar parut
1 sdt peterseli cincang

Cara membuat:

  • Aduk potongan ayam dengan merica dan garam hingga rata.
  • Balut tiap potongan ayam dengan tepung terigu hingga rata.
  • Goreng dengan sedikit minyak panas hingga agak kering. Angkat.
  • Taruh ayam dalam mangkuk tahan panas. Beri kentang dan bawang Bombay.
  • Siram dengan Sausnya.
  • Panggang dalam oven panas (dengan api atas) selama 15 menit.
  • Angkat, sajikan hangat.
  • Oleh: suhelmi | Oktober 25, 2007

    aYAM GoREng TeRAsI

    AyAM GoRENg TeRAsI

    Oleh: suhelmi | Oktober 24, 2007

    Bebek Goreng Bali

    Jakarta – Kalau tak sempat ke pulau dewata untuk mencicipi enaknya bebek goreng khas pulau ini, coba saja membuat sendiri bebek goreng khas Bali ini. Bebeknya gurih empuk, terutama saat dimakan hangat dengan sambal matah dan urap sayuran yang pedas dan sedap! Baca Lanjutannya…

    Oleh: suhelmi | Oktober 24, 2007

    Heboh Ensiklopedi Al-Qur’an

    Maksud hati menjelaskan al-Qur’an dengan ilustrasi. Siapa sangka justru kontroversi yang dituai.

    Bulan ini dan berikutnya, boleh jadi akan menjadi hari sibuk Abdul Aziz Mohammad, SH, Direktur PT Kharisma Ilmu. Apa pasal? Ternyata buku ensiklopedi terjemahan yang diterbitkannya menjadi pembicaraan banyak orang. Lho, secara promosi, kan baik? Nyatanya bukan hanya pujian tapi juga hujatan dia terima. Tidak tanggung-tanggung, ada beberapa narasumber SABILI yang mengecapnya sebagai agen pemurtadan dan Zionis. “Ini ujian bagi saya,” kata Aziz menjawab SABILI.

    Awalnya Abd Aziz Mohammad, Direktur PT Kharisma Ilmu yang menerbitkan Ensiklopedi Al-Qur’an Tematis berpikiran, mengkaji kandungan al-Qur`an secara praktis dan tematis sangat membantu pemahaman Islam. Maka kehadiran Ensiklopedi Al-Qur’an sangat diperlukan. Dengan bantuan ensiklopedi ini, berbagai informasi tentang al-Qur`an dapat ditemukan dengan cepat dan mudah. Baca Lanjutannya…

    Oleh: suhelmi | Oktober 24, 2007

    Diabetes SeKaLI Kena, SUsAh Lho SembuhNYA

    Tak punya riwayat keluarga diabetes, bukan berarti bisa bebas dari diabetes. Banyak faktor lain yang bisa memicu seseorang terkena penyakit ini dan akhirnya terpaksa menjalani sisa hidup dengan penyakit tak tersembuhkan ini.

    Mungkin terlewat dari perhatian kita, ternyata diabetes melitus atau kencing manis, kini jadi penyakit yang semakin banyak diderita orang. Berdasarkan data dari PERSADIA (Persatuan Diabetes Indonesia), jumlah diabetisi (penyandang diabetes) mencapai 25,2 juta orang pada tahun 2005 di Indonesia. Padahal, pada tahun 2000 lalu diperkirakan hanya ada 8,4 juta diabetisi di Indonesia. Kondisi yang memprihatinkan ini diungkapkan Prof. DR. dr. Sidartawan Soegondo, SpPD-KEMD, Ketua Umum Perkumpulan Endrokinologi Indonesia (PERKENI), pada acara media briefing yang diadakan Novo Nordisk, sebuah produsen obat-obatan untuk diabetes, April lalu di Jakarta. Baca Lanjutannya…

    Oleh: suhelmi | Oktober 24, 2007

    Harga Diri Wanita

    Islam telah mengangkat harga diri wanita. Namun, banyak wanita yang kehilangan harga dirinya. Padahal, kehilangan harga diri akan menghancurkan dirinya sendiri dan merusak masyarakat.

    Persoalan wanita tidak pernah habis dibahas sejak dulu hingga kini. Menurut Imam Syahid Hasan Albanna, wanita menjadi barometer baik buruknya sebuah masyarakat. Rusaknya akhlaq wanita merupakan mata rantai yang saling bersambungan dengan kenakalan remaja, rapuhnya keluarga dan kerusakan masyarakat. Wanita yang rusak akhlaqnya, maka ia kehilangan harga dirinya.

    Fenomena tersebut telah lama disinyalir oleh Rasulullah saw. yang bersabda; “Bagaimana dengan kalian apabila perempuan-perempuan kalian telah melampaui batas, pemuda-pemuda kalian telah berbuat kefasikan dan kalian juga telah meninggalkan jihad kalian?” Lalu, para sahabat balik bertanya, “Apa hal itu mungkin terjadi wahai Rasulullah?” ”Ya, demi Allah yang jiwaku ada di tanganNya. Bahkan lebih dari itu pun terjadi,” jawab Rasul.”Bagaimana nasib kalian jika kalian tidak memerintahkan yang ma’ruf dan tidak melarang yang mungkar?” lanjutnya. Para sahabat balik bertanya, “Apakah hal itu akan terjadi wahai Rasulullah? Beliau menjawab, “Ya, demi Allah yang jiwaku berada di tanganNya. Bahkan lebih dari itu pun terjadi.” Para sahabat bertanya,”Apa yang lebih parah lagi darinya? Nabi bersabda,”Bagaimana nasib kalian jika telah melihat yang ma’ruf sebagai kemungkaran dan yang mungkar sebagai barang yang ma’ruf?” Mereka bertanya lagi, “Apakah itu bisa terjadi wahai Rasulullah? “Ya, demi Allah yang jiwaku berada di tanganNya. Bahkan, yang lebih dari itu pun terjadi. Allah berfirman, ‘Demi Aku, Aku bersumpah. Pasti akan muncul fitnah sehingga orang yang sabar pun menjadi bingung.’” (Diriwayatkan oleh Abu Ya’la)

    Ada suatu rangkaian yang terus berkelindan antara kerusakan akhlaq seorang wanita dengan rusaknya sebuah masyarakat. Kerusakan tersebut banyak berawal dari dominasi akhlaq tercela yang menular pada generasi berikut dan lingkungannya. Tentu saja, wanita bukanlah penyebab tunggal kerusakan ini. Banyak faktor lain yang juga berpengaruh, diantaranya juga keburukan akhlaq para suami. Baca Lanjutannya…

    Oleh: suhelmi | Oktober 23, 2007

    Raih Surga dengan Kata-Kata

    Raih Surga dengan Kata-kata

    Kata-kata adalah nutrisi dan penawar segala penyakit. Lidah adalah roda kemudi. Karena itulah, mengapa orang yang mengalami kegundahan, kesedihan, stress atau depresi, akan menjadi lebih baik ketika mendapatkan siraman kata-kata sejuk yang menghibur. Hal ini menunjukkan betapa hebatnya fungsi ucapan yang meluncur dari lidah seseorang. Tak semua ucapan ditujukan untuk menyampaikan informasi dan membentuk pengertian.

    Saat kita mengucapkan, “Selamat pagi! Apa kabar?” kita tidak bermaksud mencari keterangan. Tapi hal itu upaya agar orang lain merasa apa yang disebut oleh Teori Analisis Transaksional sebagai, ‘Saya Oke-Kamu Oke’. Yaitu komunikasi yang ditujukan untuk menimbulkan kesenangan. Sebaliknya, perkataan yang buruk atau komunikasi yang gagal akan menimbulkan hubungan sosial yang tidak harmonis. Baca Lanjutannya…

    Oleh: suhelmi | Oktober 23, 2007

    Tips!!

    MELAMAR KERJA LEWAT INTERNET

    Hemat + Efektif
    Di Indonesia, cara melamar kerja lewat internet baru mulai marak beberapa tahun belakangan ini. Tapi menurut Michael Napitupulu, marketing communication head Karir.com, perkembangan pengguna layanan situs ini sangat pesat. Sekarang saja di situs pencari kerja tersebut sudah tercatat 800 ribu pelamar dan lebih dari 200 perusahaan ikut bergabung dengan jumlah lowongan kerja lebih dari 1000 tiap bulannya.

    Memang banyak kemudahan yang kita dapatkan dari melamar online. Lewat situs pencari kerja ini kita mudah mengumpulkan informasi lowongan kerja dari berbagai bidang pekerjaan atau perusahaan. Begitu ada yang sesuai dengan yang kita harapkan, kita bisa langsung mengirim lamaran, tanpa perlu fotokopi transkrip nilai, berbagai ijazah atau sertifikat, amplop apalagi prangko. Dan dalam waktu singkat, lamaran kita dapat langsung diakses oleh perusahaan yang bersangkutan.

    Selain itu, kalau kita menjadi anggota salah satu situs pencari kerja, data-data kita pun bisa diakses oleh perusahaan-perusahaan yang tergabung di dalamnya. Jadi nggak usah heran, kalau kita merasa nggak pernah melamar tapi tiba-tiba dipanggil untuk wawancara kerja atau job test. CC

    « Newer Posts - Tulisan Sebelumnya »

    Kategori